Jalan Bandungan Karya Nh. Dini Pdf

olah dengan perkataan itu kita bisa membentuk dunia gres atau kehidupan lain yang sesuai d Jalan Bandungan karya Nh. Dini PDF

Detail Buku:

Judul: Jalan Bandungan
Penulis: Nh. Dini
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama, 2009
ISBN: 978–979–22–5085–5
Jumlah halaman: 444 halaman
Besar file: 1,51Mb
Review: Goodreads

Deskripsi:

"Ah manusia! Selalu tergiur oleh 'seandainya'. Seolah-olah dengan perkataan itu kita bisa membentuk dunia gres atau kehidupan lain yang sesuai dengan idaman masing-masing." Demikian kata hati Muryati ketika mendapatkan informasi bahwa tawanan Pulau Buru akan dibebaskan. Berita ini beliau terima dari Winar, sahabatnya.

Muryati yakni seorang dari ribuan perempuan yang tidak pernah tahu ke mana pasangan hidupnya pergi setelah waktu kantor selesai. Kalau suami berkata "akan rapat", atau "menengok rekan yang sakit", atau "ke Pak RT merundingkan soal warga kampung", istri tentu akan percaya saja. Lelaki begitu leluasa meninggalkan rumah jikalau kesal mendengar rengekan anak, kalau pusing memikirkan serba tanggung jawab keuangan rumahtangga, bahkan pergi ke daerah tertentu bertemu dengan orang-orang tertentu guna membicarakan hal yang berlawanan dengan politik Pemerintah. Sedangkan para istri 24 jam terikat di rumah bersama kerepotan kehidupannya yang itu-itu melulu.



Lalu pada suatu hari, Muryati diberitahu bahwa suaminya terlibat. Mulai dikala itu, perkataan "terlibat" akan menyertainya dalam seluruh kelanjutan hidupnya yang tiba-tiba menjadi jungkir balik. Bagaikan dijangkiti penyakit menular, tetnagga dan lingkungannya mengucilkan dia. Bahkan saudara kandung dan kerabat dekatnya sekalipun. Dalam usahanya untuk meraih kembali pekerjaan yang telah beliau tinggalkan lebih dari sepuluh tahun, di mana-mana pintu tertutup. Muka masam, kalimat sindiran atau mentah-mentah tolakan: khawatir dicurigai, takut terlibat!

Namun dalam kegelapan masa depan itu, lengan ibunya terbuka lebar merengkuhnya: Muryati kembali ke rumah orangtua bersama anak-anaknya. Dan ketegaran Ibu, si pedagang kecil inilah yang mengilhami kegigihan usaha Muryati untuk berjuang, mecnari selinapan peluang di sana-sini, demi harga diri sebagai perempuan dan kemampuan orangtua tunggal yang membesarkan anak. Beruntun akan beliau alami aneka macam "bumbu" kehidupan. Malahan beliau terpilih di antara sedikit orang yang di masa itu berkesempatan berguru ke luar negeri. Bahkan kebahagiaan yang sangat mewah: pengalaman menyayangi dan dicintai pria yang beliau kira akan merupakan puncak jalan kehidupannya ....



Post a Comment

0 Comments

close